Skip to main content

Dulu, waktu saya...


Dulu, waktu saya masih bocah sekitar tahun 80-an, latian silat (maen pukulan dalam istilah Betawi) adalah waktu yang sangat saya tunggu; dengan semangat seorang bocah yang penuh gairah bermain. Sebelum nya, saat yang paling menyenangkan buat saya adalah acara nonton para paman latian di beranda rumah. Begitu bergairah rasa nya dan sangat puas walaupun cuma menonton dan “mencuri-curi gerakan” :D
Ketika mulai latian, saya sama sekali awam tentang apa itu pencak silat. Pengetahuan saya cuma tentang maen pukulan yang saya liat itu, dan rupanya pengetahuan yang cetek itu bermakna sangat positif bahkan hingga sekarang. Makna positif itu adalah : “saya menjadi sangat bangga dengan apa yang saya pelajari”. Rasa memiliki, rasa ingin menjaga, rasa ingin mengembangkan masih sangat kental hingga sekarang.

Maen pukulan yang saya tau pun hanya itu, maenan Engkong dari kemanggisan. Setelah beberapa tahun, menginjak SMP lanjut ke SMA, saya tetap awam dengan pencak silat hanya saja saya mulai tau dan mengenal maenan Betawi lainnya seperti Cingkrig, Beksi, Sabeni, dan bela diri impor seperti karate dan tae kwon do, dan bereberapa perguruan silat nasional seperti Setia Hati (ada ekskul di SMP), Perisai Diri (ada ekskul di SMA), dan Merpati putih
Keawaman ini bagi saya bermakna sangat positif, antara lain :
  1. Rasa memiliki
  2. Rasa bangga dengan apa yang saya pelajari
  3. Belajar dengan serius dan bergairah
  4. Belajar satu, dan hanya satu2nya sampai akhir nya tahun 2008 saya ketemu dengan Maenpo Cikalong)
Masa itu di Kemanggisan hanya “hidup” sedikit maenan, Cingkrig adalah yang paling terkenal, Ki Ontong, dan maenan saya dari engkong.
Fanatisme tentu saja ada, apalagi di kalangan kami anak2 kampung pada waktu itu. Hanya saja berbeda dengan sekarang, tidak terjadi konflik apalagi tawuran. Kalau pun ada “rasa penasaran” cukup diselesaikan dengan “sambut” yaitu sparing  secara terbuka dan fair.
Sangat jarang sekali ada kasus latihan silat “icip-icip” seperti fenomena sekarang. Belajar maen pukulan kudu sampe “rapih” menurut standar sang guru, sangat langka seseorang belajar beberapa maenan pada saat yang sama. Hal positifnya tentu saja penguasaannya menjadi sungguh-sungguh, bukan sekedar kulit nya saja. Apa lagi pada masa itu belom dikenal internet, youtube, videosilat,  jadi belajar silat bisa fokus kepada maenan masing-masing.
Kini setelah lebih dari 30 tahun masa itu lewat, dan saya mulai memainkan peran sebagai pelatih silat, yang saya dambakan adalah SEMANGAT temen2 yang berlatih. Semangat itu sangat berbeda dengan ,masa saya dulu. Entah apa penyebab nya.
Dulu saya penuh semangat berlatih, menunggu guru, kecewa kalau guru tidak datang. Kini saya tetap SEMANGAT, semangat melatih, setia menunggu teman2 yang akan datang berlatih, dan kecewa bila mereka tidak datang berlatih.
Peran yang beda, semangat tetap sama, kekecewaan tetap ada. Tetapi seperti motto seorang sahabat silat, “TETAP SEMANGAT”
just share
Semoga tulisan ini bermanfaat
Wassalam
forum silat

Comments

Popular posts from this blog

DAFTAR CABANG/SEKRETARIAT & TEMPAT LATIHAN PENCAK SILAT LBD SINAR PUTIH

sumber grup face book LBD SINAR PUTIH BALIKPAPAN : BPK. DJOKO SUDARSONO, KOMP. BANDAR UDARA SEPINGGAN, BALIKPAPAN KAL-TIM (0542) 65080
BANDA ACEH : BKPN, JL. TENGKU MOLEM NO. 20 BANDA ACEH (0651) 33616
BANDAR LAMPUNG : – BPK. DRS. HENDAYA, JL. JEND. SUDIRMAN 75 PAHOMAN, BANDAR LAMPUNG 0721-266087
- KOMPLEK PERUM. KORPRI BLOK D9 SUKARAME
- JL. DIPONEGORO NO. 144 A TELUK BETUNG, BANDAR LAMPUNG
BANDUNG : JL. SRAGEN NO. 7 ANTAPANI, BANDUNG (022) 70499001
BANGIL : JL. SUPRIYADI NO. 44A POGAR, BANGIL, PASURUAN (0343) 741486- UNIT DERMO : S. BUDIONO, JL. CUCUT 168 BANGIL (0343) 747741 / 747055BANJARMASIN : BPK. HERI HERJADI, FKIP UNIVERSITAS LAMBUNGMANGKURAT, JL. BRIGJEN H. HASAN BASRY (0511) 57364
BANTUL (PUSAT) : BPK. SUSANTO TANUWIJAYA JL. IMOGIRI KM. 5 WOJO, SEWON, BANTUL
BANYUWANGI : BPK. DRG. GARDJITO, JL BRAWIJAYA NO 3 BANYUWANGI 68415 (033) 424478
BATAM : BPK. MOCH. AMINUDIN HADI, TIBAN HOUSING B4-10 RT 01 RW 8, KEC. SEKUPANG, BATAM 29425 (0778) 324344
BIAK : BPK. SIMIN JL. MERPATI NO. 4, BIAK …

PERGURUAN PENCAK SILAT PANDAWA (PPS PANDAWA)

Profil | Perguruan | PENCAK SILAT PANDAWA

Berikut ini adalah sebuah profil lengkap perguruan pencak silat yang saya kutip dari blog PERGURUAN PENCAK SILAT PANDAWA (PPS PANDAWA)


About PPS PANDAWA
PERGURUAN PENCAK SILAT PANDAWA (PPS PANDAWA) P A N D A W A disini mempunyai arti ataupun makna sbb  :         P       :    huruf pertama dari PAMILI         A      :    huruf pertama dari ANU         N      :    huruf pertama dari NUNGTUT D      :    huruf pertama dari DI A      :    huruf pertama dari ALAJAR W    :    huruf pertama dari WALAGRI A      :    huruf pertama dari  ATI
Apabila digabung mempunyai arti  :  Pamili Anu Nungtut Di Alajar Walagri Ati yang diambil dari bahasa Sunda yang mempunyai arti  :  Persaudaraan dalam Ajaran Waras Ati atau Keluarga/Handaitaulan yang menuntut ilmu untuk belajar/berlatih agar Hati menjadi Sehat, Tentram dan Hati menjadi Lurus Suci.
Setelah mengetahui akan arti Pencak Silat Pandawa dan tujuannya, jangan sekali-kali melanggar ajaran dan aturan yang dikeluarkan oleh …

Bang Husin Jawara Golok Seliwa

Profil Guru Silat | Bang Husin | Golok Seliwa | Silat Betawi


Bagi para praktisi dan pemerhati Silat Betawi, umumnya pasti mengenal sosok yang satu ini, BANG HUSIN, jawara, guru besar dan pewaris satu-satunya maenan betawi yang berciri khas keahlian memainkan golok. Goloknya tidak sembarang golok, tapi golok yang ukurannya disesuaikan dengan pemakai. Ukuran standarnya adalah sepanjang lengan bawah  pemakai ditambah 3 jari.
gambar golok



Husin bin Husni, itulah nama beliau, ada yang memanggil Bang Husin, ada juga yang menyebut Babe Husin. Dibalik kehaliannya memainkan golok dengan kecepatan yang sulit diikuti mata, Bang Husin adalah sosok yang ramah, humoris dan cukup gaul.